WEKA
Ekspor Perdana Ikan dan Malut Setelah Belasan Tahun Vakum
October 25, 2017
Pelaksanaan Operasi Pemantauan dan Pengawasan di Bidang Cukai “Patuh Ampadan II”
November 14, 2017
Tampilkan semua

Ekspor Ikan Perdana Memicu Bangkitnya Perekonomian Maluku Utara

 

Maluku Utara sebagai provinsi kepulauan yang terdiri dari 1.474 pulau dengan 76,28% wilayahnya berupa lautan dan potensi perikanan tangkapnya mencapai 517.000 ton per tahun merupakan salah satu lumbung ikan nasional. Dengan potensi sebesar itu, khususnya sejak 17 tahun terakhir, perekonomian dan kesejahteraan masyarakat

Finari Manan, Kepala Kantor Wilayah DJBC Maluku

Maluku Utara belum dapat ditingkatkan secara maksimal. Oleh karena itu, sesuai jargon “Berdedikasi Membangun Negeri”, Bea Cukai Ternate secara intensif menjalin komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mendorong para pengusaha kecil dan menengah supaya melakukan ekspornya langsung dari Maluku Utara. Selama ini, para pengusaha melakukan ekspornya melalui pelabuhan-pelabuhan di luar Maluku Utara, seperti Bitung dan Tanjung Perak Surabaya. Ketika ekspor masyarakat Maluku Utara dilakukan dari luar Maluku Utara, maka devisa ekspor akan masuk ke kota di mana ekspor tersebut dilakukan, tidak masuk ke Maluku Utara.

  Pengamat ekonomi dari Universitas Khairun Ternate, Dr. Muchtar Adam, mengatakan bahwa potensi pertambangan di Maluku Utara hanya berkontribusi 10% bagi kesejahteraan masyarakat Maluku Utara, sedangkan potensi perikanan berkontribusi antara 30-40%. Menggeliatnya kembali ekspor ikan yang dilaksanakan langsung dari Maluku Utara diharapkan dapat mendongkrak kemajuan kesejahteraan masyarakat dan menghasilkan multiplier effect yang meningkatkan pertumbuhan ekonomi Maluku Utara. Benefit yang akan langsung dinikmati Maluku Utara dengan adanya ekspor langsung ini antara lain masuknya devisa ekspor, penerimaan pendapatan daerah, dan diperolehnya Dana Bagi Hasil yang mana semua itu sangat bermanfaat untuk pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Muabdin Hi Radjab, Sekretaris Daerah Pemerintah Prov. Malut

Rangkaian ekspor ikan perdana langsung dari Maluku Utara dilaksanakan mulai hari Selasa,  24 Oktober 2017, dari Pelabuhan Tobelo, Kab. Halmahera Utara. Ekspor dari Tobelo tersebut bertujuan ke Jepang dan diresmikan oleh Kepala Bea Cukai Ternate, Bapak Musafak. Selanjutnya, rangkaian ekspor ikan perdana dilakukan melalui Pelabuhan Ahmad Yani, Kota Ternate, pada hari Rabu, 25 Oktober 2017, diawali dengan sambutan oleh Kepala Kanwil Bea Cukai Maluku, Ibu Finari Manan, dan disaksikan instansi-instansi terkait antara lain Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara, Karantina Ikan Ternate, Perwakilan Kementerian Keuangan Maluku Utara, Polres Ternate, Badan Pusat Statistik Maluku Utara, Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku Utara, KPP Pratama Ternate, Pelindo IV Ternate, Syahbandar Ternate, perbankan di Ternate, serta instansi-instansi terkait lainnya.

Musafak, Kepala KPPBC TMP C Ternate

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Bea Cukai Maluku menyampaikan bahwa kegiatan ekspor ikan perdana ini tidak akan dapat terwujud tanpa sinergi dan kerja sama yang baik antara semua pihak. Sementara itu, Kepala Bea Cukai Ternate menyatakan jajarannya siap membantu secara totalitas pelaksanaan ekspor langsung melalui Maluku Utara.

Acara peresmian ekspor ikan perdana di Pelabuhan Ahmad Yani, Kota Ternate, ditandai dengan penyerahan Nota Pelayanan Ekspor (NPE) dan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) oleh Kepala Bea Cukai Ternate serta penyerahan Sertifikat Kesehatan dari Karantina Ikan Ternate kepada pimpinan   PT Sanana Pelangi Indonesia yang melakukan ekspor olahan Ikan Tuna Ekor Kuning Beku (Frozen Yellowfin Tuna) dengan tujuan Amerika Serikat.

Dengan adanya ekspor ikan perdana langsung dari Maluku Utara ini tentu akan memotivasi para pengusaha kecil menengah lainnya untuk beramai-ramai melakukan ekspor melalui Maluku Utara. Efek domino lainnya dari kegiatan ini tentu saja dapat menarik investasi dan gairah usaha dari para pelaku usaha untuk membuka kantor cabang atau perwakilan guna menunjang geliat ekspor Maluku Utara. Para pelaku usaha semisal PPJK (Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan) dan pelaku perdagangan internasional tentu berlomba-lomba menjadi yang pertama membangun jaringan bisnis di Maluku Utara. Semua itu akan menjadi salah satu jalan bagi terbukanya lapangan kerja dan semaraknya aktivitas perekonomian di Maluku Utara.

 

Malut Post – 25/10/2017

 

Seputar Malut – 25/10/2017

 

Posko Malut – 26/10/2017

 

Seputar Malut – 26/10/2017

 

Malut Post – 26/10/2017

 

No announcement available or all announcement expired.